Ini Dia Keahlian Konsultan ME (Mekanikal Elektrikal) Sesuai Standar Operasional

Dalam pembangunan sebuah gedung, tentunya tidak akan terlepas dari peranan pihak-pihak yang berkaitan dengan sistem mekanik dan kelistrikan yang sering disebut dengan ME. Dua hal ini merupakan hal yang paling penting untuk memaksimalkan fungsionalitas sebuah gedung. Dalam penerapannya, dua sistem ini dilakukan oleh kontraktor atau konsultan ME. Lantas apa saja keahlian dari seorang konsultan ME dalam melaksanakan prosedural kerja?

Mengenal Konsultan Mekanikal Elektrikal

 

Mendengar istilah konsultan, pastinya tidak akan asing. Lantas bagaimana dengan konsultan ME? Pada dasarnya, konsultan ME ini tidak jauh berbeda dengan konsultan pada umumnya. Hanya saja, konsultan ini erat kaitannya dengan pembangunan sebuah gedung atau bangunan. Baik bangunan untuk hunian, gudang, kantor, hingga gedung-gedung tinggi.

Sementara melihat dari segi tugasnya, konsultan ME ini mempunyai tanggung jawab yang cukup penting dalam perencanaan dan pengaplikasian pembangunan. Untuk bidang yang ditugasi adalah perihal mekanikal elektrikal yang sesuai dari komponen yang mendasarinya. Jadinya, konsultan ME ini mempunyai andil dalam merancang dan merencanakan semua sistem ME agar tercapai sebuah pembangunan yang terealisasi dengan baik.

Adapun tugas yang biasanya akan dilakukan oleh konsultan ME, beberapanya adalah seperti; membuat desain dan perencanaan ME mulai dari instalasi kelistrikan, pemompaan, fire fighting, dan lain sebagainya. Ada juga tugas untuk melakukan rancangan pembiayaan, menghitung berapa besar dan berapa banyak kebutuhan, sampai pada memelihara dan melakukan perbaikan serta mengatasi ketika ada masalah agar proses pembangunan gedung terealisasikan secara optimal dan tepat guna.

Keahlian Konsultan ME

 

Dalam mengemban tugasnya, tentu seorang konsultan mekanikal elektrikal harus memiliki beberapa keahlian khusus. Utamanya, keahlian yang memang sesuai dengan standar operasional. Lantas, apa saja keahlian dari seorang konsultan ME ini? Karena mencakup elektrikal dan mekanikal, maka keahliannya bisa dikategorikan sebagai berikut:

Mekanikal

Berhubungan dengan sistem mekanis pada sebuah pembangunan. Dibedakan kembali ke dalam beberapa sub kategori yang mana di antaranya:

  • Ahli Teknik Mekanikal

Kompetensi yang dimiliki oleh konsultan ahli bidang ini adalah membuat rancangan bentuk dan struktur mekanikal bangunan. Rancangan ini mencakup bagian luar dan bagian dalam. Hingga mengawasi dan melaksanakan proses pengerjaan.

  • Ahli Teknik Plumbing dan Pompa

Memiliki keahlian dalam merancang bentuk plambing dan pompa yang harus digunakan dalam pembangunan sebuah gedung. Meneliti strukturnya, dan mengawasi serta melaksanakan proses pengaplikasian.

  • Ahli Teknik Proteksi Kebakaran, Tata Udara dan Transportasi Gedung

Membuat rancangan bentuk beserta struktur proteksi gedung dari kebakaran seperti alarm kebakaran, mengelola dan membuat rancangan tata udara serta refrigerasi gedung, serta merancang, mengawasi, dan melaksanakan proses pemasangan instalasi transportasi dalam gedung seperti lift maupun eskalator.

Elektrikal

 

Erat hubungannya dengan masalah perancangan sistem kelistrikan. Dalam kategori ini, seorang ahli atau konsultan, keahliannya akan didasarkan pada status yang dimiliki. Jika masih ahli muda, maka kompetensinya adalah melaksanakan perancangan dan perencanaan proses  pemasangan maupun perawatan instalasi litrik. Dari mulai penerangan, hingga jaringan dengan tegangan rendah seperti 197 KVA.

Baca juga: Daftar Harga Pasir Pasang Terlengkap 2019

Ada pun status ahli madya yang kompetensinya tidak jauh berbeda dengan ahli muda, hanya saja dari segi kekuatan tegangan kelistrikan lebih besar. Di mana ahli ini mampu menyambungkan jaringan tegangan rendah hingga menengah, gardu distribusi dan hubung, serta sentral pembangkit tenaga listriknya yang berkekuatan 5 MW.

Untuk tingkatan terakhir adalah ahli teknik utama yang mana kompetensinya harus lebih tinggi. Di mana kontraktor listrik ini harus mampu menyelesaikan pelaksanaan tugas kerja dengan daya apapun, bahkan sampai pada pembuatan induk gardu tegangan ekstra tinggi dan sentral pembangkit listrik di semua daya. Selain ahli kelistrikan, ada juga ahli eletrikal yang mengawasi, merencanakan, hingga mengeksekusi pengerjaan sistem kelistrikan untuk jaringan telekomunikasi di dalam gedung.

Nah, itulah beberapa keahlian yang dimiliki oleh seorang konsultan ME atau bahkan kontraktor listrik. Untuk itu, agar perencanaan dan pembangunan gedung lebih optimal, penggunaan konsultan ME ini menjadi hal yang harus jadi perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *